FILTRASI


Filtrasi

Artikel yang berjudul jenis-jenis filtrasi dijelaskan bahwa jenis-jenis filtrasi adalah sebagai berikut :
1. Filter mekanis
Ini paling basic, hanya menyaring partikel kasar agar tidak lepas kembali ke air, pemakaian kapas wool dengan kerapatan berbeda-beda menentukan sebesar apa partikel yang bisa tersaring, terlalu rapat juga memperbesar kemungkinan clogging/mampatnya arus air di filter, sistem tercanggih untuk mekanikal adalah diatom substrat granule halus sebagai media penyaring.
2. Filter kimiawi
Menggunakan media kimiawi untuk untuk menarik zat-zat yang tidak diinginkan dari air hingga air kembali ke kondisi netral lagi, maupun menambahkan/menggantikan zat-zat tertentu ke air : media seperti zeolit, carbon aktif maupun gas seperti ozon dan ion exchange resin untuk mensoftkan atau menambah hardness air dengan penggunaan resin-resin yang berbeda jenis.
3. Biological filter
Pengertian umum adalah filtrasi dengan media seperti bioball, cramic ring, wool mesh, dan sebagainya sebagai tempat bakteri pengurai mencerna kotoran dan zat-zat seperti amonia, menjadi lebih tidak berbahaya untuk air. Proses polusi air, kotoran ikan terfermentasi menjadi gas amonia terlarut, amonia diolah menjadi nitrit (NO2) oleh nitrobacter dan nitrit masih harmful untuk ikan. Nitrit diolah kembali oleh bakteri pengurai menjadi nitrat (NO3) yang harmless untuk ikan, tapi tetap menambah kejenuhan air (angka TDSnya).
http://www.aroclubindonesia.com/forum /archieve.php/t-634.html

Aplikasi Dalam Industri Rotary vacuum Filter
1. Industri Perminyakan
RVF digunakan untuk memisahkan heavy petroleum wax yang ditemukan pada umpan asal lubricating oil. Pada industri ini, RVF digunakan untuk meminimalisasi kehilangan pelarut sampai batas minimum untuk alasan kesehatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan.

2. Pengolahan Air dan Limbah
RVF digunakan untuk filtrasi bahan buangan yang sudah tercampur, juga dapat digunakan untuk mengolah air mentah yang diambil dari bawah tanah.
3. Makanan dan Minuman
RVF didesain dengan spesifikasi khusus untuk menjamin kemurnian dan tidak terkontaminasinya suatu produk.
4. Kimia dan Farmasi
Untuk aplikasi ini, RVF didesain khusus agar memenuhi tingkat kemurnian yang sudah distandarkan sehingga resiko kontaminasinya kecil.
5. Pengolahan Logam Mulia
6. Pembuatan Kertas
7. Industri Batubara
8. Industri Kimia.
9. Industri pupuk
10. Industri mesiu

 Kelebihan
– Dapat digunakan untuk memfiltrasi padatan yang sulit difilter (kemampuan filtrasinya tinggi).
– Banyak dilengkapi sarana otomatis sehingga tenaga manual yang dibutuhkan tidak banyak.
– Desainnya sangat bervariasi tergantung pada jenis aplikasinya.
– Hasil pencucian cake lebih efektif.
– Dapat digunakan untuk proses filtrasi tekanan tinggi.
– Filter yang digunakan dapat bertahan lebih lama.
– Perawatannya mudah.

Kekurangan RVF
 Efisiensi dari RVF akan berkurang dalam kondisi – kondisi berikut:
1. Terdapat cake yang membutuhkan waktu pengeringan yang lama untuk mencapai titik kelembapan.
2. Filtrat yang membutuhkan pemisahan yang relatif lebih sulit pada bagian mother and wash filtrates
3. Ukuran filtrat yang lebih kecil dari 1000 ppm atau lebih besar dari 5000 ppm
4. Cake yang membutuhkan washing lebih dari sekali.
http://www.chemeng.ui.ac.id/-wahid/pik/Rotary-vacuum-filter.ppt

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s